Posted in BEM STIEKIA

Dampak Migas, Tanggungjawab Semua Pihak

Dampak Migas, Tanggungjawab Semua Pihak
KEBERADAAN proyek migas di bojonegoro punya banyak dampak negatif sekaligus peluang bagi masyarakat. Plus minus dampak migas dikupas dalam seminar ekonomi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Cendekia Bojonegoro Kamis (12/7/2012).

Menurut Dr. Fahrudin Aziz dari Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan salah satu narasumber seminar, untuk menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro perlu adanya inisiatif dari pihak pemerintah daerah Bojonegoro, dan pihak legislatif untuk mengutamakan sektor pertanian di samping migas.

“Harus ada inisiatif pemerintah daerah, mengutamakan sektor minyak gas bumi dan pertanian,” ungkapnya.

Selain itu, seminar yang dimulai pukul 09.00 WIB juga menghadirkan Chisbullah Huda. Anggota DPRD Bojonegoro ini memaparkan jika pihak legislative dalam upaya menumbuhkan ekonomi Bojonegoro pihaknya sudah membuat dua perda yang di antaranya ada perda 23 tahun 2011 tentang konten lokal, dan perda investasi yang bertujuan jangka panjang.

“Membuat perda konten lokal dan perda investasi sebagai langkah pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan dari Bappeda Bojonegoro, Heri Widodo menuturkan untuk pembangunan Bojonegoro dengan membuat aturan tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW). “Sejauh ini kita sudah membuat RTRW untuk Bojonegoro,” ungkapnya.[mam/ang]

Kontributor: Imam Hambali
http://blokbojonegoro.com/read/article/20120712/dampak-migas-tanggungjawab-semua-pihak.html

Advertisements

Author:

Cah Jonegoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s