Posted in Aktivitas di STIEKIA

Garap Ekonomi Berbasis Masjid

120402_peserta-dialogGarap Ekonomi Berbasis Masjid
BOJONEGORO – Pada 2011 lalu, badan statistik mencatat jumlah orang miskin di Indonesia adalah 30,02 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18,97 juta berada di perdesaan dan 11,05 juta berada di perkotaan.
“Namun sebagian besar penduduk Indonesia tergolong miskin adalah yang beragama Islam. Tentu hal ini menjadi sangat ironis, dan perlu adanya solusi tentang hal itu,” kata Muhammad Subhan Zakariya, ketika menjadi pemateri Dialog Dakwah Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid di STIE Cendekia kemarin (1/4).

Dalam acara ini diikuti sebanyak 200 peserta dari seluruh takmir masjid di 27 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro dan dihadiri pula oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kementerian Agama.
Subhan mengatakan, salah satu caranya adalah memanfaatkan masjid kembali seperti masa Nabi Muhammad. Yaitu, tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai tempat wadah untuk membahas kemajuan umat.

Namun melihat fenomena masyarakat miskin dari umat Islam, maka keberadaan masjid saat ini, selain sebagai tempat ibadah, pemanfaatan lembaga keuangan akan menjadi program yang perlu diterapkan di tiap-tiap masjid.
“Dengan pemanfaatan lembaga keuangan masjid ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan ini dapat berupa simpan pinjam dan lain sebagainya,: katanya. (haf/nas)

Sumber : Radar Bojonegoro, Senin 2 April 2012, halaman 27.

Advertisements

Author:

Cah Jonegoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s