Posted in BEM STIEKIA, Sejarah STIEKIA, STIEKIA

HUT STIE Cendekia, Gelar Jalan Santai

HUT STIE Cendekia, Gelar Jalan Santai
Sabtu, 04 Juni 2016

HUT Stiekia/blokBojonegoro
HUT Stiekia/blokBojonegoro

UNTUK memperingati Hari Ulang Tahun Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Cendekia yang ke-19, kampus setempat menggelar acara jalan sehat, Sabtu (4/6/2016). Acara diikuti oleh mahasiswa, dosen dan pengurus yayasan.

“Ini merupakan puncak dari acara peringatan hari ulang tahun kampus tercinta STIE Cendekia yang ke-19,” kata ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Nindy Trista.

Ia menerangkan, sebelumnya, telah digelar berbagai macam rangakaian acara. Dalam acara jalan santai yang digelar ini memang dikhususkan untuk keluarga STIE Cendekia.
Continue reading “HUT STIE Cendekia, Gelar Jalan Santai”

Advertisements
Posted in BEM STIEKIA, STIEKIA

Perdana, Stiekia Gelar Pondok Ramadhan

Perdana, Stiekia Gelar Pondok Ramadhan
Minggu, 05 Juli 2015

bem-stiekia/blokBojonegoro
bem-stiekia/blokBojonegoro

SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (Stiekia) Bojonegoro mengadakan Pondok Ramadan pada Minggu (5/7/2015) yang diikuti sekitar 50 perserta. Ini merupakan Pondok Ramadan pertama yang digelar di kampus hijau tersebut.

Menurut Ketua Panitia, Abd. Charish Muzakky, acara ini digelar untuk mengisi bulan puasa. Pengisi materi berasal dari Polres Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro tentang bahaya narkoba.
“Kami ingin mengajak mahasiswa menjauhi narkoba setelah mengetahui bahayanya,” ujarnya.
Continue reading “Perdana, Stiekia Gelar Pondok Ramadhan”

Posted in BEM STIEKIA

Debat Kandidat Capres BEM STIEKIA

Debat Kandidat Capres BEM STIEKIA

SELUSIN POKOK PERTANYAAN
UNTUK PARA KANDIDAT CAPRES BEM STIEKIA
Dalam acara:
Debat kandidat Capres BEM STIEKIA
Selasa, 7 April 2015 mulai Jam 10.00 wib di Kampus STIEKIA

1. Saudara jelaskan, apa yang MELATARBELAKANGI atau yang MENDORONG sdr ikut serta mendaftar sebagai Capres BEM STIEKIA ?
2. Apa sebenarnya yang menjadi NAWAITU dan TUJUAN sdr melibatkan diri menjadi kandidat Capres BEM STIEKIA ?
3. Menurut pengamatan sdr, bagaimana kondisi (KEKUATAN & KELEMAHAN) mahasiswa STIEKIA saat ini ? Continue reading “Debat Kandidat Capres BEM STIEKIA”

Posted in BEM STIEKIA

Kalangan Mahasiswa Tolak Pengembangan Lapangan Sukowati

Kalangan Mahasiswa Tolak Pengembangan Lapangan Sukowati
Kamis, 26 September 2013 20:00:50
Reporter: Jarwati

RENCANA pengembangan Pad C dan Pad D oleh Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas), Lapangan Sukowati Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), ditolak oleh para aktivis Mahasiswa di Kabupaten Bojonegoro. Sebab dampak negatif kepada warga lokal akan lebih besar.

Presiden Bandan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Cendekia Bojonegoro, Imam Muta’alim mengatakan pengembangan Pad C tidak layak, karena terletak di wilayah padat penduduk. Sedang untuk Pad D, letaknya terlalu dengan lembaga pendidikan yaitu STIE Cendekia Bojonegoro. Terlebih di Desa Ngampel Kecamatan Kapas sudah ada Pad B. Sehingga akan berdampak lebih besar untuk warga Desa Ngampel.

“Nantinya pengembangan Pad C tersebut akan mengancam pemukiman penduduk Desa Sukorejo, Kelurahan Mojokampung, dan Kelurahan Ngrowo, sedangkan Pad D akan merugikan lembaga Pendidikan,” kata Imam.

Perlu ada analisa dampak lingkungan terlebih dulu. “Mungkin JOB P-PEJ sudah dapat izin dari SKK Migas, tapi itu baru dari satu sudut pandang mereka. Seharusnya dikomunikasikan dengan masyarakat yang terdampak secara langsung dulu, jangan langsung menyetujui,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris IKIP PGRI Bojonegoro, Lulus Harka A. Menurut dia pemerintah jangan hanya memikirkan keuntungan yang akan didapat saja, tapi juga harus memikirkan nasib masyarakat lokal.

“Kita ketahui sendirilah Daerah yang dijadikan pertambangan itu nasib masyarakat lokalnya seperti apa. Kan di pertambangan itu seperti ada sebuah negara kecil di sana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bojonegoro, A. Muhajirin mengatakan kalau dampak terhadap lingkungan terlalu besar dengan adanya Pengembangan Pad C dan Pad D yang dilakukan JOB P-PEJ.

“Lihat saja usulan mereka untuk merelokasi pemukiman penduduk, belum lagi yang Pad D di wilayah pertanian produktif. Tentunya ini akan merugikan petani, dan akan mengurangi hasil pertanian. Padahal rencana Kabupaten Bojonegoro sebagai Lumbung Pangan dan Energi,” tegasnya. [ati/ang]

http://blokbojonegoro.com/read/article/20130926/kalangan-mahasiswa-tolak-pengembangan-lapangan-sukowati.html

Posted in BEM STIEKIA

Dampak Migas, Tanggungjawab Semua Pihak

Dampak Migas, Tanggungjawab Semua Pihak
KEBERADAAN proyek migas di bojonegoro punya banyak dampak negatif sekaligus peluang bagi masyarakat. Plus minus dampak migas dikupas dalam seminar ekonomi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Cendekia Bojonegoro Kamis (12/7/2012).

Menurut Dr. Fahrudin Aziz dari Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan salah satu narasumber seminar, untuk menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro perlu adanya inisiatif dari pihak pemerintah daerah Bojonegoro, dan pihak legislatif untuk mengutamakan sektor pertanian di samping migas.

“Harus ada inisiatif pemerintah daerah, mengutamakan sektor minyak gas bumi dan pertanian,” ungkapnya.

Selain itu, seminar yang dimulai pukul 09.00 WIB juga menghadirkan Chisbullah Huda. Anggota DPRD Bojonegoro ini memaparkan jika pihak legislative dalam upaya menumbuhkan ekonomi Bojonegoro pihaknya sudah membuat dua perda yang di antaranya ada perda 23 tahun 2011 tentang konten lokal, dan perda investasi yang bertujuan jangka panjang.

“Membuat perda konten lokal dan perda investasi sebagai langkah pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan dari Bappeda Bojonegoro, Heri Widodo menuturkan untuk pembangunan Bojonegoro dengan membuat aturan tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW). ‚ÄúSejauh ini kita sudah membuat RTRW untuk Bojonegoro,” ungkapnya.[mam/ang]

Kontributor: Imam Hambali
http://blokbojonegoro.com/read/article/20120712/dampak-migas-tanggungjawab-semua-pihak.html